ZAT ADITIF

Standar

Pengawet

Bahan pengawet adalah zat kimia yang dapat menghambat kerusakan pada makanan, karena serangan bakteri, ragi, cendawan.[2] Reaksi-reaksi kimia yang sering harus dikendalikan adalah reaksi oksidasi, pencoklatan (browning) dan reaksi enzimatis lainnya.[2] Pengawetan makanan sangat menguntungkan produsen karena dapat menyimpan kelebihan bahan makanan yang ada dan dapat digunakan kembali saat musim paceklik tiba.[2] Contoh bahan pengawet adalah natrium benzoat, natrium nitrat, asam sitrat, dan asam sorbat.

MACAM-MACAM ZAT ADITIF MAKANAN DAN BAHAYANYA

Jika kamu mengonsumsi zat aditif buatan pada makanan dalam jumlah berlebih dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan-gangguan kesehatan antara lain :

Nama zat pengawet dan Penyakit yang ditimbulkan
1.Formalin :
Kanker paru-paru, gangguan pada alat pencernaan, penyakit jantung dan merusak sistem saraf.

2.Boraks :
Mual, muntah, diare, penyakit kulit, kerusakan ginjal, serta gangguan pada otak dan hati.

3.Natamysin :
Mual, muntah, tidak nafsu makan, diare dan perlukaan kulit. Biasanya terdapat dalam keju dan daging.

4.Kalium Asetat :
Kerusakan fungsi ginjal.Biasanya terdapat dalam makanan dalam keleng.

5.Nitrit dan Nitrat :
Keracunan, mempengaruhi kemampuan sel darah membawa oksigen ke berbagai organ tubuh, sulit bernapas, sakit kepala, anemia, radang ginjal, dan muntah-muntah.

6.Kalsium Benzoate :
Memicu terjadinya serangan asma.

7.Sulfur Dioksida :
Perlukaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker dan alergi.

9.Kalsium dan Natrium propionate :
Penggunaaan melebihi angka maksimum tersebut bisa menyebabkan migren, kelelahan, dan kesulitan tidur.

10.Natrium metasulfat :
Alergi pada kulit

BORAKS

Boraks merupakan serbuk kristal putih, tidak berbau, larut dalam air, tidak larut dalam alkohol, pH 9,5.Boraks memiliki sejumlah nama lain seperti ; sodium borate dan boron sodium oksida. Dipasar borak dikenal juga dengan nama Bleng. Pengunaan Boraks : Sebagai pengawet kayu, antiseptik jamur kayu dan pengontrol kecoak, Meski sudah dilarang boraks kerap ditemukan dalam berbagai jenis makanan seperti : bakso, kerupuk, pempek, gorengan dan lontong.

Ciri – ciri produk pangan yang mengandung boraks :

- Pada bakso,siomay,pempek dan lontong tekstrur lebih kompak, lebih kenyal dan lebih mengkilat.

- Pada kerupuk atau gorengan terasa lebih renyah dan garing.

Bahaya Boraks Terhadap Kesehatan.

Orang – orang sering mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks akan terganggu kesehatannya. Nafsu makannya akan turun dan percernaanya terganggu. Kulitnya bisa mengering, bibir pecah – pecahm lidah merah dan terjadi radang selaput mata. Sering kali boraks juga menyebabkab penyakit anemia dan uka pada ginjal.

Sumber ; BADAN POM / DISPERINDAG

FORMALIN

Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Di dalam formalin terkandung sekitar 37 persen formaldehid dalam air. Biasanya ditambahkan metanol hingga 15 persen sebagai pengawet. Formalin dikenal sebagai bahan pembunuh hama (desinfektan) dan banyak digunakan dalam industri. Nama lain formalin : – Formol – Methylene aldehyde – Paraforin – Morbicid – Oxomethane – Polyoxymethylene glycols – Methanal – Formoform – Superlysoform – Formic aldehyde – Formalith – Tetraoxymethylene – Methyl oxide – Karsan – Trioxane – Oxymethylene – Methylene glycol.

Penggunaan formalin

Pembunuh kuman sehingga dimanfaatkan untuk pembersih : lantai, kapal, gudang dan pakaian

* Pembasmi lalat dan berbagai serangga lain

* Bahan pembuatan sutra buatan, zat pewarna, cermin kaca dan bahan peledak

* Dalam dunia fotografi biasaya digunakan untuk pengeras lapisan gelatin dan kertas

* Bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea

* Bahan pembuatan produk parfum

* Bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku

* Pencegah korosi untuk sumur minyak

* Bahan untuk insulasi busa

* Bahan perekat untuk produk kayu lapis (plywood)

* Dalam konsentrasi yag sangat kecil (<1 persen) digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut, perawat sepatu, shampoo mobil, lilin dan karpet.

Bahaya utama Formalin sangat berbahaya jika terhirup, mengenai kulit dan tertelan. Akibat yang ditimbulkan dapat berupa : luka bakar pada kulit, iritasi pada saluran pernafasan, reaksi alergi dan bahaya kanker pada manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s